Saturday, November 15, 2008

Cerita Mengharukan...

Ada cerita mengharukan... Waktu lagi nulis blog di depan komputer, aku dengerin radio Ninetyniners, di situ dibacain cerita nyata yang diambil dari internet. Kira-kira isinya begini:

Ada seorang pria di Taiwan bernama Abe, dulu dia orang yang tidak mampu, tapi setelah dewasa dia menjadi orang yang sukses dan bergaji besar. Dia hanya tinggal ma ibunya. Ibunya sudah tua, rambutnya ubanan, banyak luka bakar ditubuhnya, mungkin orang-orang akan merasa jijik jika melihatnya. Meskipun keadaannya begitu, dia tetap melakukan pekerjaan rumah seperti ibu rumah tangga lainnya. Setiap Abe membawa teman-temannya ke rumahnya dan teman-temannya bertanya "Siapa wanita itu?" Abe malah menjawab "Dia pembantu. Dulu dia ikut ibu aku, tapi sekarang dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi, kasihan..." Astagfirullah!

Suatu hari, ibunya denger apa yang anaknya bilang ke teman-temannya yang dateng ke rumah, tentu aja dia sedih banget n sakit hati. Tapi dia hanya diam dan hanya bisa menelan ludah dan rasa sakit itu. Lalu setelah itu, setiap ada temen-temen Abe yang dateng ke rumahnya, dia selalu mengurung diri di kamar agar tidak membuat malu anaknya. Rasa sakit itu terus dia simpan hingga dia jatuh sakit parah... Kemudian Abe tidak sengaja menemukan sebuah kotak di lemari pakaian ibunya. Dia pikir itu isinya perhiasan, tapi setelah di buka ternyata isinya sebuah foto wanita cantik dan selembar potongan kertas koran yang memberitakan terjadi sebuah kebakaran dan seorang wanita menyelamatkan anaknya dari kebakaran itu dengan menutupinya dengan kain sehingga anaknya tidak luka sedikitpun.
Tanpa pikir panjang, dia langsung tahu bahwa wanita cantik itu adalah ibunya. Ibunya sekarang penuh luka bakar dan jelek karena dia menyelamatkan nyawa anaknya dalam kebakaran, ibunya rela berkorban untuk dia. Dia langsung menangis dan bersujud di depan kasur ibunya dan meminta maaf. Ibunya berkata: "Sudahlah, yang lalu biarkan berlalu. Ibu maafkan." Setelah kejadian itu, Abe jadi berani membawa ibunya berbelanja di supermarket, dan dia tidak sengaja bertemu seorang wartawan yang tertarik untuk menulis cerita ini...

Aku terharu banget denger cerita itu... Kalo aku jadi dia, aku bakal bahagiain ibu aku ketika aku dah sukses. Aku pengeeenn banget bahagiain ibu aku! Aku pengen bikin dia bangga. Aku pengen nunjukkin kalo semua usaha dia, semua kerja keras dia, dan dia kerja dari pagi sampe malem tuh ga sia-sia. Aku pengen bikin dia nangis bukan karena kesalahan aku, tapi karena dia nangis bahagia. Ibu...maafin aku kalo kadang aku bikin ibu kecewa... Bikin ibu kesel... Maafin semua kesalahan aku... Terus doakan aku... Insya Allah aku bakal bahagiain ibu dan bapak...

Buat kalian yang baca tulisan ini... Seburuk apapun orang tua kita (terutama ibu), kita harus menerima dia apa adanya, kita harus hormati dia, jangan sampe kita menyesal di kemudian hari, di saat dia dah ga ada...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...