Wednesday, April 28, 2010

Pendidikan dan Keterbatasan

Aku menonton sebuah acara yang bernama Rossy, di Global TV. Ketika itu temanya tentang pendidikan. Ada seorang nenek yang berumur 70 tahun sangat bersemangat untuk mencari ilmu, dia sedang mengambil S3! Wow, aku terkejut! Ternyata di negeri ini ada orang seperti itu. Dan ada juga seorang anak TK yang harus berjalan kaki selama satu jam untuk pergi sekolah diantarkan ibunya! Bayangkan, berjalan kaki 2 jam bolak-balik tiap hari! Bukankah itu sangat melelahkan? Tetapi anak kecil itu sangat bersemangat untuk sekolah, dan ketika dia ditanya "Kenapa kamu semangat bersekolah?" "Aku ingin pintar!" jawabnya. Dan ketika dia ditanya apa cita-citanya, dia ingin menjadi seorang TNI. Ibunya menangis di acara itu. Mereka memang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kita harusnya malu pada diri kita sendiri, nenek2 yang sudah sangat tua dan anak kecil itu sangat bersemangat untuk menuntut ilmu meskipun banyak rintangannya. Tapi kita terkadang merasa malas untuk belajar sedangkan kita tinggal di kota besar yang penuh fasilitas. Kemiskinan mungkin menjadi penghalang terbesar rakyat dalam memperoleh pendidikan, tapi menurutku itu tanggung jawab pemerintah agar semua rakyat mendapatkan pendidikan yang baik karena pendidikan berkontribusi besar terhadap kemajuan suatu negara. Aku kuliah di universitas negeri yang per mahasiswanya disubsidi negara lebih dari 3-5 juta rupiah per semester. Dan aku hanya perlu membayar 1,2 juta per semester. Itu harga yang sangat murah jika dibandingkan teman-temanku yang kuliah di universitas swasta.

Kadang aku merasa bersalah jika aku mendapatkan nilai jelek, karena banyak di luar sana anak-anak yang tak bisa merasakan pendidikan, yang tak bisa kuliah karna tak punya biaya meskipun mereka sangat ingin kuliah. Bahkan sahabatku sendiri mengalaminya. Dia harus keluar kuliah, dari kampus dan fakultas yang sama denganku karna tak punya biaya. Aku sangat sedih. Tapi itu menjadikan semangat untukku. Nilai-nilaiku sangat buruk di semester2 awal. Tapi aku sudah memperbaikinya dan sekarang nilai-nilaiku meningkat setiap semesternya. Aku ingin segera lulus kuliah dan membantu keluargaku dan aku sangat ingin mengambil S2 di Perancis! Karena Perancis adalah impianku. Semoga pemerintah juga lebih memperhatikan masalah pendidikan. Teruslah bersemangat untuk menuntut ilmu!

4 comments:

  1. C'est vrai que l'éducation est chère dans beaucoup de pays et duc oup, ceux qui ont la chance de pouvoir étudier ont de bonnes notes car ils savent que tout le monde ne peut pas y aller.
    En France l'éducation est obligatoire et gratuite jusqu'à 16 ans (je ne suis pas sur pour l'âge) et beaucoup sont comme toi. En ville, il y a tout alors ils n'étudient pas.
    Bravo Ricky car tu as envie de venir en France et tes notes sont bonnes. Continu comme ça :)
    Laurent

    ReplyDelete
  2. C'est bon en France! Tout le monde peut etudier... Oui, il est de temps en temps chere et il y a beaucoup de jeunes et des pauvres ici. Les enfants qui ne vont pas a l'ecole, travaillent dans la rue... C'est dommage! Hi hi hi, merci beaucoup Laurent... Je l'espere aussi... Je vais faire des efforts pour mes etudes... Attend-moi en France :p

    ReplyDelete
  3. oh des enfants travaillent dans la rue au lieu d'aller à l'école? C'est triste :'(
    Oui il faut que tu fasses des efforts, je te fais confiance, tu vas y arriver :) Je t'attends :p
    Lau

    ReplyDelete
  4. Oui mon Lo.... QUand tu es ici, tu vas trouver les enfants dans les rues facilement! :( Hi hi hi...merci beaucoup... :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...