Wednesday, April 28, 2010

Parahyangan Akan Selalu Ada...


Pertama kali aku naik kereta adalah kereta Parahyangan. 5 tahun lalu... Ketika ingin bertemu seseorang yang ku sayang di Jakarta. Ya, dia tinggal di Jakarta. Rasa kuatir dan sedikit takut ketika pertama kali naik kereta terhalangi oleh rasa rindu dan sayang kepada orang yang ingin kutemui di kota Jakarta. Parahyangan tak hanya menghubungkan Bandung dan Jakarta, dua kota besar di Indonesia. Tetapi juga sebagai penghubung cinta dari pasangan-pasangan yang terpisah jarak 180 km. Dan salah satunya aku. 

Selama 5 tahun menaikinya, sendiri atau bersamanya, banyak sekali kenangan yang tak kan terlupakan. Rasa senang, karna selain aku bisa bertemu dengan someone, aku juga bisa melihat pemandangan yang sangat indah, jurang, bukit, gunung, sawah, sungai, perkampungan, melewati terowongan yang gelap, semuanya indah! Pemandangan yang tak kutemui di rute kereta yang lain. Selain itu, kadang aku mengobrol dengan penumpang yang duduk sebelahku. Aku juga pernah bertemu pasangan turis dari Jerman yg mau menuju Jakarta. Aku mengobrol dengan mereka. Dan ketika sampai di Gambir, aku mengatakan "Thanks for visiting Indonesia!" dan cewenya berkata "Yeah, it is so great and nice here. We were so happy! Thanks." sambil senyum juga. 

Rasa sedih, karna ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Dan setiap Parahyangan membawanya pergi, aku pasti sangat sedih. Melihatnya berdiri di pintu menatapku ketika kereta berjalan dan mulai menghilang, sangat menyedihkan. Setiap perpisahan itu, aku pasti melihat kereta sampai tak terlihat, lalu aku pergi... Menyebalkan, ketika aku tak kebagian tempat duduk! Aku duduk di lantai dekat pintu dengan orang-orang yang tak kebagian tempat duduk juga. Pegal rasanya dan waktu terasa lebih lama. Dan ketika kipas angin mati, panas sekali rasanya di dalam. Itu sangat tidak nyaman! Keterlambatan kereta juga sangat menyebalkan! Sering sekali terjadi keterlambatan dan kereta yang sering berhenti di stasiun-stasiun kecil dalam waktu yang cukup lama. Kereta Parahyangan waktu tempuhnya 3 jam, lebih lama dari travel yang melalui Tol Cipularang. Tetapi punya banyak kelebihan, selain lebih murah, kalian akan mendapatkan pengalaman yang tak kan terlupakan.

Bagiku, Parahyangan bukan hanya sekedar sebuah kereta, tetapi sebuah bagian di dalam hidupku, sebuah penghubung cinta selama 5 tahun. Waktu yang tak sebentar. Parahyangan adalah sekumpulan gerbong yang membawa mantan kekasihku datang menemuiku dan membawanya pergi kembali ke kotanya. Aku selalu merasa terharu ketika melihat pasangan lain yang long distance relationship juga, ketika mereka berpisah di Stasiun Bandung. Raut wajah yang sedih, terkadang tangisan, dan gestur mereka yang romantis... Berharap kekasihnya tidak nakal di kotanya dan segera bertemu kembali, adalah harapan setiap pasangan yang terpisah kota, Bandung dan Jakarta.

26 April 2010, hari terakhir kereta Parahyangan beroperasi. Semuanya karna kerugian akibat okupasi penumpang yang rendah yang disebabkan Tol Cipularang. Aku merasa sangat sedih. Meskipun sekarang Parahyangan sudah tidak ada, tetapi dia akan selalu ada di hatiku dengan semua kenangan yang aku punya di dalamnya dan juga di hati orang-orang yang mencintainya. Dan tgl 26 pukul 17.30 WIB, aku melihat kereta Parahyangan pergi meninggalkan Bandung menuju Jakarta untuk terakhir kalinya. Mantanku berkata: "Yah...Kita sama2 sedih, kehilangan satu dari kenangan dalam hidup kita, tapi inilah yang menjadikannya indah..."

Pendidikan dan Keterbatasan

Aku menonton sebuah acara yang bernama Rossy, di Global TV. Ketika itu temanya tentang pendidikan. Ada seorang nenek yang berumur 70 tahun sangat bersemangat untuk mencari ilmu, dia sedang mengambil S3! Wow, aku terkejut! Ternyata di negeri ini ada orang seperti itu. Dan ada juga seorang anak TK yang harus berjalan kaki selama satu jam untuk pergi sekolah diantarkan ibunya! Bayangkan, berjalan kaki 2 jam bolak-balik tiap hari! Bukankah itu sangat melelahkan? Tetapi anak kecil itu sangat bersemangat untuk sekolah, dan ketika dia ditanya "Kenapa kamu semangat bersekolah?" "Aku ingin pintar!" jawabnya. Dan ketika dia ditanya apa cita-citanya, dia ingin menjadi seorang TNI. Ibunya menangis di acara itu. Mereka memang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kita harusnya malu pada diri kita sendiri, nenek2 yang sudah sangat tua dan anak kecil itu sangat bersemangat untuk menuntut ilmu meskipun banyak rintangannya. Tapi kita terkadang merasa malas untuk belajar sedangkan kita tinggal di kota besar yang penuh fasilitas. Kemiskinan mungkin menjadi penghalang terbesar rakyat dalam memperoleh pendidikan, tapi menurutku itu tanggung jawab pemerintah agar semua rakyat mendapatkan pendidikan yang baik karena pendidikan berkontribusi besar terhadap kemajuan suatu negara. Aku kuliah di universitas negeri yang per mahasiswanya disubsidi negara lebih dari 3-5 juta rupiah per semester. Dan aku hanya perlu membayar 1,2 juta per semester. Itu harga yang sangat murah jika dibandingkan teman-temanku yang kuliah di universitas swasta.

Kadang aku merasa bersalah jika aku mendapatkan nilai jelek, karena banyak di luar sana anak-anak yang tak bisa merasakan pendidikan, yang tak bisa kuliah karna tak punya biaya meskipun mereka sangat ingin kuliah. Bahkan sahabatku sendiri mengalaminya. Dia harus keluar kuliah, dari kampus dan fakultas yang sama denganku karna tak punya biaya. Aku sangat sedih. Tapi itu menjadikan semangat untukku. Nilai-nilaiku sangat buruk di semester2 awal. Tapi aku sudah memperbaikinya dan sekarang nilai-nilaiku meningkat setiap semesternya. Aku ingin segera lulus kuliah dan membantu keluargaku dan aku sangat ingin mengambil S2 di Perancis! Karena Perancis adalah impianku. Semoga pemerintah juga lebih memperhatikan masalah pendidikan. Teruslah bersemangat untuk menuntut ilmu!

Sunday, April 18, 2010

Kahitna – Mantan Terindah

Lirik Lagu Kahitna – Mantan Terindah

mengapa engkau waktu itu
putuskan cintaku
dan saat ini engkau selalu ingin bertemu
dan memulai jalin cinta

reff:
mau dikatakan apa lagi
kita tak akan pernah satu
engkau di sana, aku di sini
mesti hatiku memilihmu

andai aku bisa
ingin aku memelukmu lagi
di hati ini hanya engkau mantan terindah
yang selalu ku rindukan

repeat reff

engkau meminta padaku
untuk mengatakan bila ku berubah
jangan pernah kau ragukan
engkau kan selalu di langkahku

repeat reff

engkau di sini, aku di sini
mesti hatiku memilihmu

yang tlah kau buat
sungguhlah indah
buat diriku susah lupa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...