Skip to main content

Posts

Showing posts with the label My City

23 Juni 2013, Penentu Masa Depan Bandung

Pada tanggal 23 Juni 2013, masyarakat kota Bandung akan menentukan pemimpin terbarunya untuk lima tahun ke depan. Dalam Pemilihan Walikota Bandung (Pilwalkot) itu, terdapat delapan pasang calon yang bersaing untuk memperebutkan kursi no 1 di kota Bandung yang penduduk lebih dari dua juta jiwa. Sebagai warga yang dilahirkan dan dibesarkan di kota Bandung tercinta ini, saya tentu peduli dengan Pilwalkot ini karena kemajuan ataupun kemunduran Bandung sebagai sebuah kota besar akan dipertaruhkan dalam satu hari itu. Saya sudah muak dengan semua imej buruk kota Bandung dengan sampahnya, kemacetannya, kesemrawutannya, dll! Saya ingin kota saya ini menjadi kota yang lebih baik dan lebih nyaman untuk ditinggali.  Kota Bandung tidak hanya bisa berbangga dengan masa lalunya yang heroik ataupun gemerlap, tapi kota ini pun harus bisa terus berbenah dan mempercantik diri agar bisa bertahan di masa depan, apalagi kota-kota besar lainnya di Indonesia atau bahkan kota-kota lain...

Commemoration of International Day of Persons with Disabilities in Indonesia

       Based on the Bandung's Spirit, equality and “museum for all”, the Museum of the Asian-African Conference in cooperation with Mata Hati Indonesia (a foundation for persons with disabilities), West Java Province authorities, Friends of the Museum of the Asian-African Conference , LayarKita community, Asian African Reading Club, POSS UPI, Kabuyutan and Bengkel Kreasi GaPaT communities commemorate International Day of Persons with Disabilities will take place in the Museum of the Asian-African Conference in Bandung, West Java.      There will be some events that hold during the month of December such as National Writing Competition “ Writing for Humanity ” that you can find out more at www.sahabatmkaa.wordpress.com and a photo exhibition of “ Tools and Techniques for access ” in permanent exhibition room of the museum that shows creative designs for supporting the accessibility for persons with disabilities. Film screening and...

Limit Vehicles!

Nowadays traffic congestion in big cities in Indonesia cause apprehension, for instance in Jakarta, Bandung, and Surabaya. One of the main problems that cause traffic congestion is the volume of vehicles was not equal with the available roads. The number of vehicles in Bandung in 2011 reaches 1.2 million units and in weekend the roads in Bandung must hold almost 120,000 units more. Whereas in fact length of the roads in Bandung just 1,200 km . Similarly, in Surabaya the number of vehicles reached 3,895,061 units and the number of private transportation is bigger than public transportation. And in the capital city, Jakarta, the number of vehicles reached 11,362,396 units. So to overcome unlimited number of vehicles in big cities, government should limit the ownership of vehicles.     We can see in the streets, there are many people who use their own vehicle but actually the vehicles just contain one person or not more than three persons. With the limitation of vehic...

HUT Konferensi Asia Afrika ke 57

Untuk menyambut hari jadi Konferensi Asia Afrika ke 57 pada tahun 2012 ini, pada tanggal 18-22 April akan diadakan berbagai acara menarik di berbagai venue di kota Bandung. Kebetulan saya menjadi volunteer untuk membantu pelaksaan HUT kali ini. Saya senang bisa membantu dan berpartisipasi.  Ayo datang ke Bandung dan ikuti berbagai rangkaian acara yang menarik dan gratis! Ada Pengibaran Bendera 106 Negara Asia-Afrika, Sejarah Perkembangan Kain dan Batik di Asia-Afrika, Jawa Barat Handicrafts Exposition, Simulasi Sidang PBB, Youth Talk, Film Screening, Kamari -Bihari -Kiwari Tour, Periksa Kesehatan Cuma-Cuma, Apple Day & Penyuluhan Lingkungan, Braga Walking Day (Braga Car Free Day) , dan masih banyak acara menarik lainnya. Untuk mengetahui lebih detail dapat mengklik gambar-gambar di bawah ini.

Anak-anak Semester 8 Pake Seragam SMA! ^^

Dalam jenjang kehidupan seseorang, salah satu masa yang tak terlupakan adalah masa-masa SMA. Karena pada masa itu, kita sedang puber-pubernya, sedang senang bergaul, nakal-nakalnya, mencoba hal-hal baru, banyak yang menemukan cinta pertamanya pada masa SMA. Termasuk aku, aku juga selalu teringat masa-masa SMA. Teringat pada sahabat-sahabatku yang hingga sekarang tetap menjadi sahabat meskipun beda universitas, teringat pada guru-guru yang suka merazia pakaianku ^^ teringat pada masa-masa ulangan yang membingungkan :p dan masih banyak hal lainnya. SMA Negeri 20 Bandung, selalu ada di hatiku. Tetaplah menjadi SMA favorit dan semoga menjadi lebih baik lagi. Kini aku kuliah di Universitas Padjadjaran, Bandung. Sudah hampir 4 tahun aku berkuliah di sini. Aku mendapatkan 3 sahabatbaru yang benar-benar baik dan mengerti aku. Mereka adalah Bunga, Mela dan Sheira. Entah mengapa tiba-tiba kami teringat masa SMA dan mempunyai keinginan memakai seragam SMA lagi. Karena seragam SMA kami sudah meng...

Bandung Jadi Kota Kreatif se-Asia Timur!

SIAPA sangka, Kota Bandung akan menjadi titik sentral pada perkembangan ekonomi masa depan yang berbasis industri kreatif. Setidaknya, tak hanya menjadi barometer bagi kawasan Indonesia, tetapi juga kawasan Asia Timur. Hal tersebut berawal dari pertemuan internasional kota berbasis ekonomi kreatif, yang dilaksanakan di Yokohama Jepang pada akhir Juli 2007. Pada pertemuan itu, Bandung memperoleh penghargaan sekaligus tantangan, dengan terpilih sebagai projek rintisan (pilot project) kota kreatif se-Asia Timur. Pemilihan Bandung sebagai kota percontohan bukanlah tanpa alasan, mengingat dalam 10 tahun terakhir, industri kreatif di Bandung menunjukkan perkembangan signifikan dan memengaruhi tren anak muda di berbagai kota. Perkembangan tersebut menjadi daya tarik bagi para pelaku ekonomi kreatif di dunia, sehingga melalui projek percontohan ini, Bandung diharapkan mampu memopulerkan semangat kota kreatif di dunia global. Projek yang bernama "Bandung Creative City" (BCC)...

Mencari Paris di Bandung

Kota Bandung adalah kota wisata yang mempunyai beberapa julukan, antara lain adalah Kota Kembang, Bandung Lautan Api dan Parijs van Java. Dengan beberapa julukan inilah yang menjadikan nama Bandung tidak asing dalam kancah nasional maupun internasional. Bandung menunjukkan taringnya dalam perjuangan Indonesia dengan julukannya yang terkenal sebagai Bandung Lautan Api dan dalam sejarah perdamaian internasional, Bandung juga turut andil dengan menjadi tuan rumah Konferensi Asia-Afrika.  Dari semua sejarah yang ada, yang paling membekas adalah julukan yang diberikan oleh pemerintah kolonial Belanda kala itu kepada Bandung sebagai Parijs van Java. Remy Silado juga turut mengambil bagian dengan memberikan judul Parijs van Java dalam novelnya yang berlatar belakang kota Bandung kala pemerintahan kolonial Belanda. Dalam novel tersebut, cukup apik digambarkan situasi Bandung pada tahun 1920-an sebagai latar belakang kisah yang ditampilkan oleh Remy Silado. Sebenarnya apa yang mendasari ...

Facts about BANDUNG

* Biji kopi yang dulu dikenal di dunia barat sebagai JAVA awalnya berasal dari perkebunan kopi di lereng selatan Gunung Tangkuban Perahu * BMC (Bandoengsche Melk Centrale), Koperasi susu pertama di Indonesia, berawal dari usaha peternakan sapi di Pangalengan, Lembang, dan Parongpong pada awal 1900-an * Lima puluh persen tekstil di Indonesia aat ini berasal dari Bandung dan sekitarnya (pada tahun 1933 pemerintah Hindia Belanda mendirikan industri tekstil di Bandung) * Julukan Parijs van Java awalnya diciptakan oleh Roth, seorang warga Bandung keturunan Yahudi sebagai slogan untuk mempromosikan dagangannya di Pasar Malam Tahunan / Jaarbeur tahun 1920 * Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, kuliah di jurusan arsitektur ITB di tahun 1921-1926 * Aktor film bisu Hollywood yang terkenal, Charlie Chaplin pernah berkunjung ke Bandung sebanyak 3 kali(1927, 1935 dan 1962) * Masjid Cipaganti (1933) adalah satu-satunya masjid di Bandung yang dibangun oleh orang Belanda ya...

Bandung Air Show Dorong Pariwisata

BANDUNG, KOMPAS.com — Kegiatan Bandung Air Show dan Creative Expo yang diselenggarakan pada 23-26 September ditargetkan ikut mendongkrak angka kunjungan wisatawan dan menaikkan potensi perdagangan di Kota Bandung. Kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan 200 tahun Bandung ini menyinergikan potensi dirgantara Kota Kembang dengan kreativitas warganya. Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, seusai membuka kegiatan, Kamis (23/9/2010) di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Husein Sastranegera, Bandung, mengatakan, kegiatan ini digelar untuk makin mengenalkan potensi Kota Bandung sebagai kota kreatif dan kota wisata. "Kegiatan ini juga makin berwarna karena dilengkapi dengan pameran kedirgantaraan. Tidak hanya sebagai kota wisata, Bandung juga akan dikenal sebagai kota dirgantara karena di sini terdapat perusahaan pembuat pesawat terbang nasional, PT Dirgantara Indonesia," ujarnya. Produk yang dipamerkan, antara lain, makanan dan jajanan khas, pakaian, serta kerajinan. Tiga ...

Bandung Air Show 2010

BANDUNG, KOMPAS.com — Bandung Air Show 2010 yang diadakan 23-26 September 2010 akan dibuka dengan penerbangan perdana pesawat tempur F-16 yang akan melintas di arena pertunjukan Lanud Husein sesaat setelah acara dibuka pukul 09.00, Kamis (23/9/2010). Pesawat F-16 ini diterbangkan langsung dari Madiun dengan rencana penerbangan satu flight saja. Tidak hanya pesawat tempur Falcon, penyelenggara juga turut menyertakan aksi pesawat tempur Hawk yang diberangkatkan langsung dari Bandara Halim Perdanakusuma. "Untuk Hawk, yang sudah pasti flight itu ada tiga pesawat," kata Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Asep Adang Supriyadi, Selasa (21/9/2010). Selain penampilan dua pesawat ini, acara Bandung Air Show juga dimeriahkan oleh atraksi terjun payung yang melibatkan 30 personel dari berbagai kesatuan, yaitu dari TNI, seperti Paskhas, Marinir, dan Kopassus; Polri; serta dari FASI. "Masing-masing satuan akan mengirimkan 5 personel," terang Asep. Saat ini, di area ...

Dalam Keterbatasan

12 Mei 2010 Pagi ini... Dalam perjalananku ke tempatku menuntut ilmu, ku melihat dari dalam bis, keadaan di luar... Ku melihat orang-orang memulai pekerjaannya. Ada yang tukang kayu, pembuat mebel, montir bengkel, tukang sapu jalan, ibu2 penjual surabi, satpam, penjual makanan, dll. Aku jadi berpikir, apakah pekerjaanku di masa depan nanti? Aku masih belum tahu... Mungkin mereka pun tak menginginkan pekerjaan itu, tetapi keadaan dan keterbatasan yang membuat mereka melakukan pekerjaan2 itu. Bahkan aku melihat di TV ada seorang sarjana yang bekerja menjadi petugas kebersihan di sebuah Pemda di Sumatera! Tetapi semua itu pekerjaan yang halal dan tak bisa kita anggap remeh juga.  Aku senang mereka masih berusaha melakukan pekerjaan-pekerjaan yang halal. Untuk apa menjadi anggota DPR dan pejabat negara tetapi mereka korupsi jutaan, ratusan juta, milyaran, dan bahkan triliunan rupiah! Di mataku, mereka jauh lebih rendah daripada pencuri ayam yang dipukuli warga dan dia mencuri karena kelapa...

Mes Poèmes

1) La ville Il ne suffit pas de grand homme pour faire une ville Il faut des fleurs et des jardins Des avenues et des espaces publiques propres Des monuments et des arbres qui font la beauté Des rues sans embouteillages Et des peuples de la ville qui sont agréable 2) Bandung Je m'attache aux avancements de la ville À leur mouvement Je rêve dans leurs espaces verts Je vois les touristes qui sont venus J'aime la lumière de la ville Je respire un peu pollution Bandung, me manque beaucoup 3) Les Villes dans Mon Histoire Par la seule magie de leurs noms Il est des villes qui écrivent mon histoire Paris, où j'ai trouvé mon amour Je suis né à Bandung, une belle ville à Java Où je gagne l'argent, Jakarta Les libres peuples à Amsterdam Les difference, les cultures, les gens Les villes que j'aime et j'aimerai toujours

Creativity icons Called Bandung

Saturday, November 7, 2009 | 10:42 pm By Indah Surya Wardhani The wheel spun creative industries in Bandung. A number of creative community comes up with fresh ideas and works, from music, fashion design, architecture, up to culinary. Bandung also got a new nickname: the creative city. The nickname might be not excessive. Look, creativity icons scattered throughout the city marking the creative industries activity. Based on polls Kompas by telephone that capture the 363 respondents in the city of Bandung, the city's creativity inherent in three things, namely a place, activity, and the community. Distro (distribution outlet) is the icon of the most popular creativity in the minds of respondents. Almost a quarter of respondents mentioned distributions to describe the climate of creativity in the city of Bandung. Outlets where the product to market clothing and accessories that are easily found in every corner of the city. There are at least 64 distribution outlets which hundreds of ...