Friday, January 29, 2016

Week end in Paris !

Paris adalah kota impian sejuta umat. Setidaknya hampir semua temen2 saya pengen jalan-jalan ke Paris. Siapa sih yang ga mau mengunjungi Paris ? :D
Akhir pekan tanggal 16 Januari 2016, saya menyempatkan datang ke Paris sebenarnya untuk mengurus suatu dokumen. Tapi kesempatan itu saya manfaatkan juga untuk jalan-jalan di ibukota Prancis ini. Saya sudah tinggal di Prancis hampir 1,5 tahun tapi belum sempat maen ke Paris, terakhir kali ke sana tahun 2012. 4 tahun yang lalu ! Hmm...waktu terasa begitu cepat berlalu!

Saya pergi dari Bordeaux naik kereta TGV (Train a Grande Vitesse), kereta berkecepatan tinggi kebanggaan Prancis yang bisa melaju dengan kecepatan sampai dengan 300km/jam. Perjalanan menggunakan kereta dari Bordeaux ke Paris memakan waktu 3 jam 20 menit. Seperti Bandung-Jakarta lah pakai kereta api Parahyangan, tapi ini jaraknya 500 km lebih. Saat ini sedang dibangun jalur kereta api yang bisa melaju lebih cepat lagi sehingga Bordeaux-Paris bisa dicapai hanya dengan 2 jam saja.

Saya pergi ke Paris rencananya buat ngurus sebuah dokumen. Tapi jauh-jauh ke Paris ya sekalian aja buat jalan-jalan. Dari Bordeaux ke Paris, saya nemu tiket kereta api seharga 60 euros PP. Itu tiket yang paling murah dan tidak bisa diganti jadwal keberangkatannya. Buat ke Paris, kita bisa juga pake covoiturage (naik mobil orang lain dan kita bayar mereka dengan harga murah). Harga "tiket" covoiturage sebenernya jauh lebih murah tapi kalian harus siap juga berada di dalam mobil selama 8 jam ! Masalah penginapan, sekarang kita bisa pake AirBnb atau situs sewa apartemen lainnya. Tapi karena saya ingin lebih bebas, untuk kali ini saya cari hotel di Booking.com. Syukur masih bisa nemu hotel yang tidak terlalu mahal untuk menginap dua malam, harganya sekitar 90 euro untuk hotel bintang 3 di daerah Hopitan Saint Louis dekat pemberhentian metro Goncourt. 

Begitu tiba di Paris di stasiun KA Montparnasse, saya langsung menuju hotel karena tidak ingin memanggul terlalu lama tas pinggang yang cukup berat ini. Untuk bepergian dengan menggunakan transportasi umum di Paris, kita harus beli tiket metro (kereta bawah tanah) yang bisa kita gunakan juga untuk naik tram atau bis. Tiket transportasi di Paris menurut saya harganya mahal banget! Tiket buat 3 hari harganya 20 euros ! Tapi mau ga mau harus beli tiket ini soalnya kalau kalian ingin jalan-jalan lebih mudah di Paris kalian harus pake metro.  

Paris emang salah satu kota yang paling indah di dunia. Banyak banget bangunanan bersejarah yang indah yang bisa kita temui di berbagai sudut kota. Kedatangan saya yang pertama kali ke Paris pada tahun 2012, saya sudah mengunjungi cukup banyak "must visit places" di Paris. Dan kali ini saya ingin mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah saya kunjungi. 

Setelah check-in di hotel, saya menuju daerah Hotel de Ville dan Le Marais. Karena saat ini sedang musim sale (solde d'hiver) maka saya berniat untuk mengunjungi sebuah toko khusus pakaian dalam pria. Di toko itu kita bisa menemukan cukup banyak variasi celana dalam, boxer, tanktop, kaos, dll dari berbagai merk terkenal dan pengunjung dibuai dengan diskon dari 40 sampai 70% ! Buat saya untuk harga celana dalam masih terlalu mahal jadinya ga ada celana dalam yang menarik untuk saya, tapi saat melihat kaos Armani yang didiskon 60% saya tidak bisa menolak ! Well...baru aja datang ke Paris udah belanja lagi... :/ 

Biar tidak terbuai dengan produk lainnya, saya langsung keluar dari toko itu dan menuju bangunan impian semua orang di dunia, La Tour Eiffel (Menara Eiffel) ! Hari sudah mulai gelap dan saya ingin melihat menara cantik ini di malam hari. Dulu rencananya saya ingin naik ke atas menara ini tetapi ketika lihat di internet, katanya saat ini sedang perbaikan jadi tidak bisa naik ke atas. Setiap jam, lampu-lampu  menara Eiffel "menari-nari", indah banget ! Setelah mengambil foto menara Eiffel dari jauh, saya jalan kaki menuju kaki menara Eiffel. Sampai di sana saya lihat ada banyak orang yang antri... Hmm...katanya tutup kok ada orang yang antri...?! Lalu saya pun memutuskan untuk ikut antri meskipun belum tau antri untuk apa. Haha

Ternyata menara Eiffel tetap buka, kita bisa naik ke atas menara ini hanya saja sampai lantai dua. Yang tutup ternyata lantai tiga alias bagian menara yang paling tinggi. Hmm...cukup kecewa karena lantai 3 tutup tapi menariknya harga tiket masuknya jadi didiskon. Kita cukup membayar 11 euro per orang. Kalau kalian berumur kurang dari 25 tahun, harga tiketnya jauh lebih murah. Malam itu suhu kota Paris dingin banget dan banyak angin. Meskipun sudah pakai jaket, kaos, mantel, tetep aja dingin banget. Tapi tidak menyurutkan niat saya untuk mengantri dan naik ke menara Eiffel. Beruntungnya kali ini bukan musim liburan jadi antriannya tidak terlalu panjang. Kalau musim panas, kita harus mengantri berjam-jam. Saya hanya mengantri setengah jam.

Setelah membeli tiket dan melewati pemeriksaan keamanan, akhirnya saya masuk ke elevator. Ada seorang perempuan muda yang terlihat sangat excited ketika berada di dalam elevator. Dia senyum-senyum sendiri dan merekam dirinya dalam lift. Mungkin naik ke menara ini adalah impian terbesar dia. Saya ikut seneng lihatnya. Kami dibawa ke lantai 2 dan saat keluar dari elevator, kami langsung disuguhkan pemandangan kota Paris yang sangat indah dengan lampu-lampu kotanya. Saya masih tidak percaya bisa naik ke atas menara Eiffel. Hanya kata-kata alhamdulillah yang bisa saya ucapkan dalam hati untuk berterima kasih kepada Tuhan. Saya cukup terharu karena menara ini adalah simbol perjuangan saya juga selama menempuh studi S1 dan simbol impian saya untuk bisa kuliah di Prancis. 

Puas menikmati pemandangan ibukota Prancis dari lantai 2, saya turun ke lantai 1 dengan menggunakan tangga. Sensasinya tentu saja beda dengan elevator. Kalian juga harus coba anak tangga menara Eiffel karena kalian bisa benar-benar merasakan dan melihat konstruksi menara ini. Saat sampai di lantai satu, saya cukup terkejut karena ternyata di sana ada tempat ice-skating ! :o Banyak orang yang ber-ice-skating ria ditemani dengan house-music. Salah satu hal yang menarik juga adalah di laintai 1 ini ada bagian lantai yang terbuat dari kaca, jadinya kaki kita menginjak lantai kaca dan kita bisa melihat pemandangan langsung di bawah menara Eiffel, orang-orang lalu lalang. Kalau kalian punya fobia ketinggian mungkin ini akan sedikit menakutkan. Haha
Saya juga menemukan tulisan "Place to kiss" di lantai. Hmm...romantis banget kalau bisa ciuman ma orang yang kamu cintai di atas menara Eiffel ! 

Well...ternyata saya sudah menulis artikel ini terlalu panjang, mungkin akan saya buat tulisan lengkapnya lain waktu. Semoga kalian bisa juga menikmati keindahan kota Paris dari foto-foto saya di bawah ini yang saya upload di akun Instagram saya @rickymardiansyah !  :) 
Voilà, Paris !!! Je reviens dans cette ville romantique en hiver ❄️ En été 2012 devant la Tour Eiffel, j'ai prié et rêvé de revenir en France et à Paris. C'est devenu la réalité ! Je suis en France depuis 2014 mais j'ai le temps de venir ici que maintenant ! ^^ 😝 Voilà, Paris !!! Je reviens dans cette ville romantique en hiver ❄️ En été 2012 devant la Tour Eiffel, j'ai prié et rêvé de revenir en France et à Paris. C'est devenu la réalité ! Je suis en France depuis 2014 mais j'ai le temps de venir ici que maintenant ! ^^ 😝#LaTourEiffel #MenaraEiffel #Paris #Parijs #Parigi #ParisJeTaime #igersParis #Parisian #France #Prancis #Perancis #Eropa #Europe #vsco #vscocam #like4like #likeforlike #follow4follow #happy #instagood #instadaily #me #iphonesia #iphoneonly #backpacker #backpacking #travel #voyage #travelgram
A video posted by Ricky Mardiansyah (@rickymardiansyah) on
















Sunday, January 10, 2016

I love fireworks !

Sejak saya kecil, saya sangat kagum dan suka sama yang namanya kembang api. Saya masih ingat betul ketika saya brumur sekitar 7 atau 8 tahun, kedua orang tua saya mengajak saya dan adik saya untuk melewati malam pergantian tahun di Lapangan Gasibu Bandung. Pada saat itu ada pesta kembang api dan kembang apinya lumayan bagus. Entah siapa yang mengadakannya karena setelah itu tidak ada pesta kembang api lagi di Bandung. Saat itu kami turun ke lapangan dan melihat langsung kembang api menari-nari di atas kepala kami. Rasanya sangat indah dan mengagumkan.


Dan ketika saya di Perancis, saya bisa menyaksikan beberapa kali pesta kembang api. Karena di sini, setiap tanggal 14 Juli selalu ada pesta kembang api untuk memperingati hari kemerdekaan Perancis (well tepatnya hari Revolusi Prancis). Hampir semua kota besar dan menengah mengadakan pesta kembang api. Tinggal kita yang pintar memilih ingin melihat pesta kembang api di kota apa karena budget setiap kota berbeda, kota yang lebih kaya 99% bakal mempunyai pesta kembang api yang lebih bagus. hehe

Beberapa waktu lalu di kota Bordeaux ada sebuah kongres atau simposium dunia para profesionel di bidang piroteknik atau perusahaan2 pembuat kembang api. Ada yang dari Spanyol, Cina, Prancis dan beberapa negara lainnya. Dan selama seminggu simposium itu, mereka mengadakan pesta kembang api 3 kali. Saya merasa beruntung karena entah kenapa mereka mengadakan simposium di kota Bordeaux, dan berkat hal itu saya jadi bisa melihat pesta kembang api gratis :D tanpa harus bepergian ke kota lain. 

video


Di bawah ini beberapa foto pesta kembang api yang saya lihat di Prancis. Semoga saya dan kalian semua yang suka kembang api bisa melihat pesta kembang api yang lebih sering ! Impian saya selanjutnya adalah melihat pesta kembang api tahun baru di kota Sydney, kayaknya pesta kembang api di sana tuh yang paling bagus sedunia! Btw, selamat tahun baru 2016 ! Semoga semua impian kita tercapai di tahun ini dan yang paling penting semoga kita selalu diberi kesehatan. Amin :)










Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...